|
Kalau Negara Tidak Mengakui Kami, Kami pun Tidak Mengakui Negara |
|
Demikian pernyataan Konggres Masyarakat Adat Nusantara pada Maret tahun 1999. Pernyataan tersebut diungkap kembali oleh Abdon Nababan dalam dialog publik “Memulihkan Hak Hidup Masyarakat Asli Konteks Papua dan Kalimantan”. Dialog yang diselenggarakan oleh Komisi Keadilan, Perdamaian dan Pastoral Migran Perantau KWI ini bekerjasama dengan JPIC MSC Indonesia mengambil tempat di Gedung KWI Cut Mutiah pada 06 Mei 2010.
|
|
|
Pelatihan Advokasi Karawang |
Komisi Keadilan, Perdamaian dan Pastoral Migran Perantau – Konferensi Waligereja Indonesia (KKP PMP-KWI) bekerjasama dengan Keuskupan Bandung menyelenggarakan Pelatihan Advokasi Penghentian Perdagangan Manusia Berbasis HAM untuk Regio Jawa. Pelatihan ini diselenggarakan tanggal 14-19 Maret 2010 di wilayah Paroki Karawang, tepatnya di Rumah Makan Alam Sari, Karawang Barat. Ini adalah pelatihan advokasi ketiga, setelah sebelumnya pelatihan yang sama telah dilaksanakan di Larantuka dan Lampung.
|
|
PELATIHAN ADVOKASI PENGHENTIAN KERUSAKAN LINGKUNGAN HIDUP DI TIMIKA |
|
Komisi Keadilan, Perdamaian dan Pastoral Migran Perantau Konferensi Waligereja Indonesia (KKPPMP-KWI) dan Justice, Peace, and Integration of Creation (JPIC) MSC Indonesia bekerjasama dengan SKP se-Papua mengadakan Pelatihan Advokasi Penghentian Perusakan Lingkungan Hidup Berbasis Data dan HAM. Pelatihan ini dilakukan di Rumah Transit Bobaigo, Timika mulai dari tanggal 24-28 Februari 2010. Peserta yang ikut dalam pelatihan ini berjumlah 24 orang. Mereka adalah perwakilan dari lima keuskupan di Papua, yaitu Keuskupan Timika, Keuskupan Agung Merauke, Keuskupan Jayapura, Keuskupan Agats-Asmat, dan Keuskupan Sorong.
|
|
Serah Terima Jabatan Ketua KKP PMP-KWI |
Minggu, 7 Februari 2010 Pk 19.30 WIT, secara resmi Mgr. P. C. Mandagi menyerahkan jabatan Ketua KKP PMP-KWI kepada Mgr. Agustinus Agus. Acara serah terima dilaksanakan di Keuskupan Amboina dengan dihadiri oleh Pengurus Komisi dan para pastor se-Keuskupan Amboina. Serah terima jabatan ini merupakan salah satu acara dari rangkaian rapat badan pengurus yang berlangsung dari tanggal 7 Februari 2010 sampai dengan tanggal 8 Februari 2010.
|
|
SERUAN KWI PERIHAL PENGHENTIAN PRAKTIK-PRAKTIK PERDAGANGAN MANUSIA |
|
Persoalan Yang Dihadapi
1. Perserikatan Bangsa Bangsa memperkirakan bahwa nilai industri perdagangan manusia dewasa ini mencapai 7 hingga 10 milyar dolar Amerika. Industri kejahatan ini menurut PBB menjadi industri terbesar ketiga di dunia setelah perdagangan senjata dan obat-obatan terlarang. Nilai pasti industri ini sulit ditentukan karena sifatnya sebagai tindak kejahatan terorganisir lintas batas wilayah negara.
|
|
|